Pembekalan Internal Perkuat Kesiapan Lima Tim PPK Ormawa UMS Lolos Pendanaan Tahun 2026

Surakarta, 3 Juni 2026 — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Internal Tim PPK Ormawa Lolos Pendanaan Tahun 2026 pada Selasa, 3 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang BPH, Gedung Induk Siti Walidah Lantai 6 UMS dan diikuti oleh lima tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UMS yang berhasil lolos pendanaan tahun 2026.

Pembekalan ini menjadi salah satu langkah strategis DKPTI UMS dalam mendampingi organisasi kemahasiswaan agar semakin siap melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan pemahaman teknis pelaksanaan program, tetapi juga diarahkan untuk membangun komitmen, kedisiplinan, serta kesiapan tim dalam mencapai target luaran yang telah ditetapkan.

Lima tim PPK Ormawa penerima pendanaan hadir bersama dosen pendamping masing-masing. Kehadiran dosen pendamping menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program yang akan dijalankan dapat terlaksana secara terarah, terukur, dan sesuai dengan pedoman PPK Ormawa. Melalui pembekalan ini, setiap tim diharapkan mampu memahami tahapan pelaksanaan program, mekanisme pelaporan, serta strategi penguatan dampak program bagi masyarakat sasaran.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D. Dalam arahannya, beliau menyampaikan pentingnya kesungguhan mahasiswa dalam menjalankan program PPK Ormawa sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan problem solving, dan kepekaan sosial.

Prof. Ihwan juga menekankan bahwa keberhasilan lolos pendanaan merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Setiap tim perlu menjaga komitmen, membangun komunikasi yang baik dengan mitra desa atau masyarakat sasaran, serta menjalankan program secara profesional. Dengan demikian, program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan membawa nama baik UMS di tingkat nasional.

Pada sesi materi, pembekalan disampaikan oleh Ir. Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T. dengan dipandu oleh moderator Agus Triyono, S.Sos., M.Si. Materi yang diberikan mencakup penguatan kesiapan implementasi program, pemahaman terhadap pedoman pelaksanaan, strategi pengelolaan kegiatan di lapangan, serta pentingnya pencapaian luaran sesuai target program. Peserta juga mendapatkan arahan mengenai bagaimana membangun koordinasi yang efektif antara tim mahasiswa, dosen pendamping, pihak universitas, dan masyarakat mitra.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari perwakilan organisasi kemahasiswaan yang sebelumnya berhasil meraih penghargaan pada Abdidaya Ormawa 2025. Sesi ini menjadi ruang inspiratif bagi peserta untuk memahami praktik baik dalam pelaksanaan PPK Ormawa, mulai dari manajemen tim, penguatan program, dokumentasi kegiatan, hingga strategi mempersiapkan diri menuju Abdidaya Ormawa.

Melalui sesi berbagi tersebut, para peserta memperoleh gambaran bahwa keberhasilan dalam PPK Ormawa tidak hanya ditentukan oleh kualitas proposal, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan, kekompakan tim, kemampuan beradaptasi di lapangan, serta ketepatan dalam menyusun laporan dan luaran. Pengalaman dari tim sebelumnya diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi lima tim PPK Ormawa UMS tahun 2026 dalam menjalankan program secara maksimal.

DKPTI UMS berharap kegiatan pembekalan ini mampu memperkuat kesiapan seluruh tim penerima pendanaan PPK Ormawa 2026. Dengan pendampingan yang intensif dan komitmen dari seluruh pihak, tim PPK Ormawa UMS diharapkan dapat melaksanakan program pengabdian secara optimal, menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, serta memenuhi target luaran yang telah direncanakan.

Ke depan, UMS menargetkan agar lima tim PPK Ormawa yang lolos pendanaan ini mampu melanjutkan prestasi hingga ajang Abdidaya Ormawa 2026. Melalui program yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan, mahasiswa UMS diharapkan dapat terus berkontribusi dalam penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan sekaligus menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat.

Scroll to Top