
Sukoharjo, 24 Juni 2026 — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan program pengabdian masyarakat terintegrasi di Balai Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Program yang diusung bertajuk “Akselerasi Sukoharjo Sehat melalui Penguatan Kewaspadaan Kesehatan Keluarga Berbasis Integrasi Kelas Ibu SIGAP dan Ekosistem Pangan Mandiri di Desa Blimbing.” Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan PPK Ormawa PRISMA UMS 2026 dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap akselerasi penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Kabupaten Sukoharjo.
Peluncuran program tersebut disambut hangat oleh Pemerintah Desa Blimbing dan masyarakat setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Blimbing, Suwarjo, beserta jajaran perangkat desa, Ketua RT dan RW, Bidan Desa Blimbing, perwakilan Kader Kesehatan Posyandu, Pengurus PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), Ketua Karang Taruna, perwakilan Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS, dosen pendamping, pengurus Ormawa PRISMA 2026, serta tim pelaksana PPK Ormawa PRISMA UMS 2026.
Ketua Pelaksana PPK Ormawa PRISMA UMS 2026, Rengga Prayoga, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Ia berharap rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Blimbing, terutama dalam membangun keluarga yang lebih sigap, sehat, dan mandiri.
Kepala Desa Blimbing, Suwarjo, turut memberikan apresiasi atas inisiatif program yang dibawa oleh mahasiswa UMS. Menurutnya, program ini relevan dengan kebutuhan Desa Blimbing, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat seperti stunting dan diare. Selain itu, program ini juga dinilai sejalan dengan upaya desa dalam mengoptimalkan potensi pekarangan, penguatan ketahanan pangan, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.
Pada sesi inti, tim PPK Ormawa PRISMA UMS memaparkan gambaran program, mulai dari potensi Desa Blimbing, latar belakang, tujuan, hingga tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan selama empat bulan ke depan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya intervensi kesehatan keluarga, penguatan literasi kesehatan, serta pengenalan sistem manajemen pangan mandiri sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih tanggap terhadap isu kesehatan.
Program ini mengintegrasikan Kelas Ibu SIGAP sebagai sarana edukasi kesehatan keluarga dengan pengembangan ekosistem pangan mandiri. Melalui integrasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai kesehatan keluarga, tetapi juga mampu mengembangkan potensi pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan, kesejahteraan, dan kemandirian ekonomi desa.
Setelah pemaparan program, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama pemangku kepentingan desa. Dalam forum tersebut, berbagai masukan diberikan untuk mendukung keberhasilan program, termasuk pentingnya perencanaan matang dalam pengembangan sistem akuaponik. Aspek teknis budidaya, pengelolaan, hingga strategi pemasaran menjadi perhatian agar program dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, pemangku kepentingan desa juga berharap intervensi PPK Ormawa PRISMA UMS dapat membantu menurunkan angka stunting yang masih menjadi perhatian utama di Desa Blimbing. Keberlanjutan program juga menjadi salah satu poin penting yang ditekankan agar manfaat kegiatan tetap dirasakan masyarakat meskipun masa pelaksanaan program telah selesai.

Sebagai penanda dimulainya program, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita dan penandatanganan kerja sama antara DKPTI UMS dengan Pemerintah Desa Blimbing. Tim PPK Ormawa PRISMA UMS 2026 juga menyerahkan cinderamata kepada Pemerintah Desa Blimbing sebagai simbol apresiasi dan kemitraan.
Melalui peluncuran ini, PPK Ormawa PRISMA UMS 2026 bersama Pemerintah Desa Blimbing dan seluruh elemen masyarakat siap melanjutkan program ke tahap pelaksanaan intervensi inti. Program ini diharapkan dapat menghadirkan dampak nyata dalam penguatan kesehatan keluarga, pengelolaan lingkungan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PPK Ormawa PRISMA UMS 2026 berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Desa Blimbing yang lebih sehat, tanggap, mandiri, dan berdaya.
