
Surakarta — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi membuka Call for Ide Pemberdayaan Masyarakat Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026. Program ini ditujukan bagi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat Universitas maupun Fakultas di lingkungan UMS yang memiliki gagasan inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
PPK Ormawa 2026 hadir sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk tidak hanya menuangkan ide dalam bentuk proposal, tetapi juga mengimplementasikannya secara langsung di tengah masyarakat. Melalui program ini, Ormawa diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan sosial dengan pendekatan yang solutif, berkelanjutan, serta berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS menegaskan bahwa ide-ide yang diajukan dalam PPK Ormawa 2026 harus memiliki orientasi pemberdayaan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun pengembangan potensi lokal masyarakat. Dengan demikian, program ini menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat.
Pendaftaran dan pengunggahan ide PPK Ormawa 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi ums.id/Ide-PPKOrmawa2026. Batas akhir pengajuan ide ditetapkan pada 15 Februari 2026. Ormawa diharapkan dapat mempersiapkan gagasan terbaiknya sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan.
Melalui PPK Ormawa 2026, UMS terus mendorong peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan aksi sosial yang berdampak luas dan berkelanjutan.
