
Surakarta, 24 Juli 2026 — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pelatihan penggunaan alat Internet of Things (IoT) sebagai bagian dari implementasi program utama PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk mendukung pengelolaan pertanian kopi berbasis digital di Desa Seboto.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi bersama PT Nocola sebagai mitra eksternal yang turut berperan dalam penyediaan komponen perangkat IoT serta memberikan pendampingan teknis dalam proses pengembangan hingga penerapan alat. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat dalam menciptakan solusi teknologi yang aplikatif bagi kebutuhan masyarakat desa.
Pelatihan ini memperkenalkan perangkat IoT hasil pengembangan Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS yang dirancang untuk membantu petani kopi Desa Seboto dalam memantau kondisi lahan secara lebih efektif, mudah, dan akurat. Melalui pemanfaatan teknologi digital, petani dapat memperoleh informasi mengenai kondisi tanaman berdasarkan data yang dikumpulkan langsung dari lingkungan pertanian.
Perangkat IoT yang dikembangkan mampu melakukan pemantauan terhadap beberapa parameter penting pada lahan kopi, seperti kondisi tanah, tingkat kelembaban, dan nilai pH tanah. Data hasil pemantauan tersebut kemudian ditampilkan secara real-time melalui website yang berfungsi sebagai sistem informasi pertanian. Selain memberikan informasi mengenai kondisi tanaman, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur pengendalian penyiraman tanaman sehingga proses perawatan dapat dilakukan secara lebih efisien berdasarkan kondisi aktual di lapangan.


Kegiatan pelatihan menghadirkan Ganang Ardiy Tama selaku Direktur PT Nocola sebagai narasumber. Dalam sesi pemaparan, beliau menjelaskan konsep dasar Internet of Things, manfaat penerapan teknologi IoT dalam bidang pertanian, serta mekanisme kerja perangkat yang telah dikembangkan oleh Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi simulasi dan demonstrasi penggunaan alat. Peserta diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengoperasian perangkat, mulai dari pemasangan, pembacaan data sensor, hingga pemantauan informasi kondisi tanaman melalui sistem website yang telah dikembangkan.
Sebagai bentuk evaluasi keberhasilan kegiatan, Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS melaksanakan pre-test sebelum pelatihan dan post-test setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan alat IoT serta manfaat penerapannya dalam mendukung aktivitas budidaya kopi.
Antusiasme masyarakat Desa Seboto terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi yang mampu memberikan kemudahan dalam memantau kondisi lahan dan membantu proses perawatan tanaman kopi secara lebih praktis dan berbasis data.
Pelatihan alat IoT ini menjadi salah satu capaian penting dalam pelaksanaan program PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026. Inovasi yang dikembangkan tidak hanya menjadi produk teknologi, tetapi juga menjadi solusi yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan efektivitas pengelolaan pertanian kopi di Desa Seboto.
Melalui kolaborasi bersama mitra industri dan masyarakat, PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 terus berupaya menghadirkan inovasi teknologi yang adaptif dan berkelanjutan. Implementasi IoT dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas serta kemandirian masyarakat Desa Seboto.
