
Musuk, Boyolali — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Marketing 1 bagi kelompok Ibupreneur Musuk. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8) di Balai Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha, khususnya pada aspek pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran berbasis digital.
Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu peserta binaan PPK Ormawa IMM FIK UMS serta turut dihadiri oleh pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Musuk sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha masyarakat. Keterlibatan BUMDes diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam pengelolaan, distribusi, dan pemasaran produk unggulan desa agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Ketua Tim PPK Ormawa IMM FIK UMS menyampaikan bahwa keberhasilan suatu usaha tidak hanya bergantung pada kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan serta menentukan strategi pemasaran yang tepat.
“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha. Pengelolaan keuangan yang tertib dan pemasaran yang efektif merupakan fondasi penting agar usaha masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam sesi penyampaian materi, peserta mendapatkan edukasi mengenai dasar-dasar pengelolaan usaha, mulai dari pemisahan keuangan rumah tangga dan keuangan usaha, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebagai dasar menentukan harga jual, hingga pencatatan transaksi sederhana menggunakan buku kas.
Materi tersebut diberikan agar peserta mampu mengelola usaha secara lebih terstruktur serta memahami kondisi keuangan usaha secara berkala. Dengan pencatatan yang baik, pelaku usaha diharapkan dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat dan meningkatkan keberlanjutan usahanya.
Selain pengelolaan keuangan, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran produk. Tim PPK Ormawa IMM FIK UMS memberikan pendampingan mengenai penggunaan WhatsApp Business sebagai media komunikasi dengan pelanggan sekaligus sarana promosi untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif menyampaikan berbagai pengalaman serta kendala yang dihadapi selama menjalankan usaha, seperti menentukan harga jual, mengatur keuntungan, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan penjualan.
Melalui simulasi sederhana yang diberikan oleh tim pemateri, peserta dapat memahami penerapan strategi pemasaran dan pengelolaan keuangan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Antusiasme peserta menunjukkan adanya ketertarikan yang tinggi untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal Desa Musuk.
Dosen pendamping PPK Ormawa IMM FIK UMS turut mengapresiasi semangat peserta serta dukungan Pemerintah Desa Musuk dan BUMDes dalam mendukung keberhasilan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal.
Melalui Pelatihan Marketing 1 ini, PPK Ormawa IMM FIK UMS berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam meningkatkan kapasitas usaha. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM Desa Musuk dalam memperbaiki pengelolaan usaha, memperluas pemasaran produk, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis potensi desa.
