HMP PGSD UMS Inisiasi Enam Pojok Edukasi untuk Wujudkan Desa Cerdas di Desa Jagoan, Boyolali

Boyolali — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMP PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meluncurkan gagasan “Desa Cerdas” melalui pengembangan enam pojok edukasi di Desa Jagoan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Program ini merupakan bagian dari implementasi kegiatan pengabdian yang dirancang untuk memperkuat literasi dan keterampilan warga secara menyeluruh.

Desa Jagoan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya masyarakat, namun masih membutuhkan akses dan ruang belajar yang lebih maju di berbagai bidang. Melalui inisiatif ini, HMP PGSD UMS bertujuan menghadirkan titik-titik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan warga setempat, sekaligus menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan generasi muda hingga orang dewasa.

Enam pojok edukasi yang diinisiasi meliputi:

  1. Pojok Literasi — ruang baca dan tulisan kreatif untuk anak-anak dan remaja,

  2. Pojok Sains — area eksperimen sederhana untuk memahami konsep sains sehari-hari,

  3. Pojok Bahasa — tempat belajar bahasa Indonesia dan bahasa asing dasar,

  4. Pojok Digital — keterampilan teknologi informasi,

  5. Pojok Wirausaha — pembelajaran tentang kewirausahaan dan ekonomi mikro,

  6. Pojok Lingkungan — edukasi tentang pelestarian dan pemanfaatan lingkungan sekitar.

Setiap pojok edukasi dirancang agar warga dapat belajar secara mandiri maupun dalam kelompok, dengan pendekatan yang bersifat partisipatif dan aplikatif. Tidak hanya anak-anak, program ini juga dibuka untuk orang dewasa yang ingin meningkatkan keterampilan fungsional dan produktif.

Ketua HMP PGSD UMS, Hidayati Nur Rohmah, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi “wadah literasi sepanjang hayat” yang membantu mendorong perubahan sosial di Desa Jagoan. Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis komunitas memungkinkan warga memiliki rasa kepemilikan terhadap fasilitas edukasi tersebut, yang akan membantu keberlanjutan program ke depan.

Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi aktif dengan aparat desa, tokoh masyarakat, dan guru setempat sehingga implementasinya dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan lokal. Selain itu, HMP PGSD UMS memfasilitasi pelatihan bagi pengelola pojok edukasi agar setiap ruang pembelajaran dapat dimanfaatkan secara optimal.

Program ini tidak hanya menekankan pada penyediaan fasilitas belajar, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat sebagai agen perubahan. Dengan begitu, Desa Jagoan diharapkan dapat berkembang menjadi komunitas yang lebih cerdas, terampil, dan mandiri.

Scroll to Top