Sanggung, Boyolali – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ar-Razi Universitas Muhammadiyah Surakarta secara resmi membuka rangkaian kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Sanggung, Kecamatan Tamansari. Kegiatan ini ditandai dengan seremoni pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif.
Program ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kebutaan melalui Deteksi Dini dan Edukasi Katarak dengan Snellen Chart Kit Portable di Desa Sanggung”. Inisiatif ini difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mata, terutama dalam pencegahan kebutaan akibat katarak.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa IMM Ar-Razi melakukan edukasi langsung kepada warga serta pemeriksaan awal gangguan penglihatan menggunakan alat Snellen chart kit portable. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dini gejala gangguan penglihatan serta menanamkan pentingnya melakukan pemeriksaan mata secara berkala sejak dini.
Ketua pelaksana kegiatan menegaskan bahwa edukasi yang diberikan bukan hanya bersifat informatif, tetapi juga aplikatif. “Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu, tapi juga mau dan mampu menjaga kesehatan mata mereka,” ujarnya.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan moto pengabdian IMM Ar-Razi: “Cegah, Cerah, Ceria” – simbol semangat untuk mencegah kebutaan, menciptakan masa depan yang lebih cerah, dan membangun masyarakat yang sehat dan bahagia.
Dengan adanya kegiatan ini, IMM Ar-Razi berharap Desa Sanggung dapat menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan preventif yang berkelanjutan.
