
Terletak di Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Desa Jagoan merupakan desa dengan karakter masyarakat agraris yang kuat, kehidupan sosial yang guyub, serta semangat gotong royong yang masih terjaga. Sebagian besar warga menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, dengan aktivitas keseharian yang lekat dengan alam dan lingkungan sekitar.
Di balik kesederhanaan tersebut, Desa Jagoan menyimpan potensi besar untuk berkembang. Masyarakat desa menunjukkan keterbukaan terhadap perubahan, khususnya dalam bidang pendidikan, pengelolaan lingkungan, kesehatan, serta penguatan ekonomi keluarga. Namun, potensi tersebut sebelumnya belum terkelola secara terintegrasi, terutama dalam hal penguatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola berbasis pengetahuan.
Berangkat dari kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMP PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadikan Desa Jagoan sebagai desa mitra Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Program yang diusung bertajuk “Transformasi Menuju Desa Cerdas Terintegrasi Pendekatan Kontekstual Melalui Optimalisasi Kapasitas Masyarakat Desa Jagoan”.
Program ini dirancang untuk mendorong perubahan desa secara bertahap melalui pendekatan kontekstual dan partisipatif, dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan. Konsep Desa Cerdas Terintegrasi yang dikembangkan tidak semata-mata berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kesadaran, keterampilan, dan kemandirian warga desa sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat Desa Jagoan dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program. Pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok sasaran, dan generasi muda desa berperan aktif sebagai mitra kolaborasi. Pendekatan ini menjadi fondasi penting agar program tidak berhenti sebagai kegiatan jangka pendek, melainkan berlanjut sebagai proses pembelajaran dan pemberdayaan berkelanjutan.
Melalui program “Transformasi Menuju Desa Cerdas Terintegrasi Pendekatan Kontekstual Melalui Optimalisasi Kapasitas Masyarakat Desa Jagoan”, mahasiswa HMP PGSD UMS berupaya memperkuat berbagai aspek kehidupan desa, mulai dari pendidikan dan literasi, kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal. Seluruh intervensi dirancang selaras dengan kondisi sosial budaya Desa Jagoan.
Keterlibatan Desa Jagoan sebagai desa mitra PPK Ormawa juga mengantarkan desa ini menjadi bagian dari praktik baik pemberdayaan masyarakat berbasis kemahasiswaan di tingkat nasional. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan visitasi oleh Tim Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) sebagai bagian dari evaluasi PPK Ormawa dan seleksi menuju Abdidaya Ormawa 2025.
Kini, Desa Jagoan tidak hanya dikenal sebagai desa agraris, tetapi juga sebagai ruang belajar bersama—tempat bertemunya pengetahuan akademik, pengalaman mahasiswa, dan kearifan lokal masyarakat. Desa ini menjadi contoh bahwa transformasi desa dapat dimulai dari penguatan kapasitas manusia, partisipasi warga, serta kolaborasi yang berkelanjutan.
