
SURAKARTA — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatat capaian tingkat nasional. Melalui program “Smartani Jati: Inovasi Sekolah Perempuan melalui Farm-Pod Berbasis IoT Menuju Desa Jati yang Mandiri Pangan”, tim IMM Averroes FT UMS dinyatakan lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025 dari Direktorat Belmawa, Kemendiktisaintek.
Ketua Umum IMM Averroes FT UMS, M.A. Arrantisi Zain, menyebut capaian ini menjadi penegasan arah kemandirian organisasi. Pada periode ini, IMM Averroes memilih mengajukan program secara mandiri, tidak lagi bergabung seperti tahun sebelumnya, dengan misi menghadirkan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa IMM Averroes, Muhammad Nauval Insani, menjelaskan proses persiapan berlangsung cukup panjang. Tim memulai sejak Ramadan, melakukan observasi lapangan, berkoordinasi dengan perangkat desa dan Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga melakukan revisi proposal dalam waktu singkat. Topik awal yang sempat dirancang terkait pengelolaan sampah digital kemudian diubah setelah ada penyesuaian tema dari pihak penyelenggara.
Program kemudian diarahkan pada pemberdayaan perempuan melalui pertanian berbasis Internet of Things (IoT). Lokasi pelaksanaan ditetapkan di Desa Jati, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, menyasar kelompok wanita tani yang memiliki lahan namun pemanfaatannya dinilai belum optimal. Dalam konteks ini, Smartani Jati ditawarkan sebagai solusi untuk membantu pengelolaan pertanian yang lebih mudah dan efisien sehingga tidak mengganggu aktivitas harian peserta.
Selama lima bulan pelaksanaan, tim menargetkan beberapa luaran, mulai dari penyusunan kurikulum nonformal Sekolah Perempuan, terbentuknya rombongan belajar, peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, pembentukan kelembagaan alumni, pendirian rumah kebun desa berikut SOP, hingga terwujudnya 15 rumah mandiri pangan melalui pemanfaatan pekarangan.
Dosen pendamping sekaligus Kepala Subbag Penalaran, Kreativitas, dan Softskill Biro Kemahasiswaan UMS, Ir. Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi dan mendorong tim menjalankan program secara maksimal agar indikator keberhasilan tercapai, bahkan melampaui target, serta berpeluang memperoleh apresiasi di ajang Abdidaya Ormawa 2025.
Dengan capaian ini, IMM Averroes FT UMS menjadi salah satu dari lima tim Ormawa UMS yang berhasil meraih pendanaan PPK Ormawa 2025, sekaligus menunjukkan peran mahasiswa dalam pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
