PPK ORMAWA IMM AVERROES UMS Gagas “Sekolah Perempuan” Terintegrasi di Desa Jati

Rabu, 20 Agustus 2025 — Desa Jati.
Kegiatan PPK ORMAWA IMM AVERROES UMS 2025 di Desa Jati menjadi langkah konkret kampus dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput melalui program “sekolah perempuan” yang terintegrasi. Inisiatif ini dirancang sebagai ruang belajar kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kapasitas lokal yang kontekstual melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Program disusun untuk menjawab tantangan aktual yang dihadapi perempuan di desa, mulai dari penguatan literasi dasar, peningkatan keterampilan hidup, hingga penguatan jejaring dukungan komunitas. Mahasiswa hadir tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga melakukan pendampingan berjenjang—dari pemetaan kebutuhan, perencanaan bersama, pelaksanaan, hingga evaluasi—agar intervensi tepat sasaran dan dapat direplikasi perangkat desa setelah program berakhir.

Keterlibatan warga menjadi kunci. Tokoh masyarakat, kader, dan peserta sekolah perempuan dilibatkan dalam setiap tahapan sehingga terbentuk rasa memiliki (sense of ownership) terhadap program. Dengan cara ini, kegiatan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan membangun budaya belajar sepanjang hayat dan memperluas akses perempuan terhadap informasi, layanan, serta peluang ekonomi dan sosial.

IMM AVERROES UMS menekankan pentingnya sinergi multipihak—pemerintah desa, lembaga pendidikan, komunitas lokal, dan mitra setempat—untuk memastikan keberlanjutan program. Melalui tata kelola yang inklusif dan responsif, “sekolah perempuan” diharapkan menjadi platform yang mendorong lahirnya inisiatif-inisiatif warga, memperkuat kepercayaan diri peserta, serta membuka ruang partisipasi yang setara dalam pembangunan desa.

Kegiatan PPK ORMAWA IMM AVERROES UMS 2025 di Desa Jati menjadi bukti nyata semangat perubahan dari kampus untuk desa—demi masa depan yang lebih inklusif, cerdas, dan mandiri.

Scroll to Top