
SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali rangkaian Visitasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025 dengan melaksanakan tahap pertama visitasi di tingkat perguruan tinggi, Sabtu (8/11). Kegiatan ini menjadi fase awal evaluasi sebelum Tim Visitasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) melanjutkan penilaian langsung ke desa sasaran program.
Tahap awal visitasi dilaksanakan di Ruang Meeting Edutorium KH. Ahmad Dahlan Lantai 2 dan difokuskan pada wawancara, klarifikasi, serta verifikasi dokumen program PPK Ormawa yang dijalankan oleh tim mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian pelaksanaan program dengan proposal, capaian luaran, serta kesiapan tim dan mitra dalam menghadapi visitasi lapangan di desa/kelurahan sasaran.
Tim Visitasi Belmawa yang hadir pada tahap awal ini terdiri atas:
-
Ir. Mintarti, M.Si.
-
Dewi Setyaningsih, S.Si., M.Sc.
Keduanya melakukan penilaian komprehensif terhadap aspek tata kelola program, peran Ormawa, pendampingan dosen, dukungan institusi, serta keterlibatan mitra masyarakat sebagai fondasi keberlanjutan program PPK Ormawa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan sambutan pimpinan universitas, serta prakata dari perwakilan Tim Visitor Belmawa. Setelah itu, agenda berlanjut ke sesi verifikasi dan pendalaman program kepada kelompok perguruan tinggi peserta PPK Ormawa, sebagai bagian dari proses evaluasi substansi.
Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS menyampaikan bahwa tahap awal visitasi ini memiliki peran strategis dalam menilai kesiapan program sebelum dilakukan kunjungan lapangan. Melalui proses ini, tim visitor dapat memperoleh gambaran menyeluruh terkait desain program, mekanisme pelaksanaan, serta kolaborasi antara mahasiswa, dosen pendamping, dan mitra masyarakat.
Tahap lanjutan dari visitasi PPK Ormawa 2025 selanjutnya akan dilakukan di lokasi desa mitra, guna menilai implementasi program secara langsung, dampak yang dirasakan masyarakat, serta keberlanjutan kegiatan setelah pendampingan mahasiswa berakhir. Dengan pelaksanaan tahap awal yang terstruktur, UMS berharap proses visitasi dapat berjalan efektif dan objektif sebagai bagian dari evaluasi nasional PPK Ormawa.
